Home / Business / INDONESIA TIDAK PERLU PINJAM DANA USD 11 M DARI WORLD BANK, CUKUP DENGAN 3 STRATEGIS STRATEGI IAP: BOT MENYELAMATKAN ANJLOKNYA NILAI RUPIAH DARI TERUS MEMBENGKAK DEFISIT KEUANGAN NEGARA

INDONESIA TIDAK PERLU PINJAM DANA USD 11 M DARI WORLD BANK, CUKUP DENGAN 3 STRATEGIS STRATEGI IAP: BOT MENYELAMATKAN ANJLOKNYA NILAI RUPIAH DARI TERUS MEMBENGKAK DEFISIT KEUANGAN NEGARA

IMG_1725 (1)
Presiden tidak perlu kesal dan tidak perlu takut menghadapi dampak keputusan tidak populer karena sudah ketelanjuran menaikan BBM,  Penyebabkan Anjloknya nilai rupiah dan memburukan kondisi Krisis DefiSit Keuangan Negara.
Aksi segera untuk  menangani ancaman terus terpuruknya nilai rupiah dari 13,400 sekarang akan berterus anjloknya sampai ke tahap Rp 15,000 per USD 1.00 dalam 6 bulan kedepan. Dengan kondisi Ekspor Produk – Produk Indonesia dan Penarikan dana Keuangan asing dan tidak ada  pemasukan  dana asing FDI .
Dan kejatuhan Pasar Keuangan 679 point ( dari 5300 point) 2 minggu lalu sudah kami prediksi dati hasil analisis awal kami akan terus anjlok, Kalau Presiden tidak Menangani  Pasar dengan Berani Melakukan Komitmen untuk mengembalikan Keyakinan dan Kepercayaan Publik, Para Pengusaha Lokal dan Para Investors Asing dengan Komitmen Regulasi dan Insentif yang lebih Efektif dan Kompetetif yang boleh Menjaminkan Kepentingan Investasi yang terjamin dalam jangka Waktu Panjang menguntungkan Negara, Rakyat dan Para Investors.
Setelah hampir 9 bulan Pemerintahan Jokwi – JK  Rakyat Indonesia ,Para Investors Pasar Modal Keuangan (Efek) dan Para Pengusaha Industri ,Para Pengusaha Manufacturing Produk Produk Indonesia tidak beraktivitas Karena Mereka Masih tidak mendapat komitmen yang kongkrit, Satu Sistem dan Regulasi yang Menjaminkan  dan kepastian Menjaminkan Keyakinan dan Kepercayaan kongkrit Keatas Sistem dan Regulasi Presiden yang Menijinkankan Fundamental Ekonomi  dari segi Konsistensi Pemerintahan Jokowi JK yang Menjanjikan masa depan Investasi dengan lehih terjamin dan Kompetetif secara transparansi sebagai UU yang kompetetif dan Menguntungkan  Semua Pihak ( Kepentingan Negara, Rakyat dan Para Investors) sebagai Contoh Presiden Harus Berani membuat komitmen dan menjadikan 3 Perkara di bawah sebagai strategis Strategi Penangguhan selama 5 tahun Pemerintahan Jokowi JK, Di Jamin Mengembalikan Kepercayaan Publik , Para Pengusaha dan Para Investors dan Tuntas Permasalahan Defisit Keuangan , Pasar Modal dan Masalah Ancaman Anjlok Rupiah bisa  kita Stabilkan dengan Segera Pasaran Modal dan Rupiah akan Melonjak naik dan Pasti Menarik Minat Investasi Para Pengusaha dan Para Investor Pasti akan meningkat drastis tutur Dr. muhammad Asmi dengan Optimis..
Pemerintahan wajib melakukan Strategik Strategi yang Sederhana Saja, Kami gelar ini adalah “Strategi Penangguhan Pintar Pemerintah”( Smart Government Holding Strategic Strategy) , seperti yang di masuksn di bawah ini:
1. Dengan Perintah Presiden Tidak ada Kenaikan Semua sumber Bahan Energi (BBM, LPG, LISTRIK, dan AIR PUMP) dengan komitmen sekarang sebagai Strategi Prioritas Perintah Presiden untuk mengembalikan kepercayaan dan keyakinan Pasar dan Rakyat Indonesia kepada Kemampuan Pemerintahan baru menyelamatkan Ekonomi Indonesia.
2. Larangan  keras dan tidak ada kenaikan Bahan Sembako, Bahan Materials Industri dan larangan kenaikan biaya Transportasi, Tol dan yang lain lain terkait kepada bahan yang meningkatkan biaya Operational produksi Produk Perekonomian Negara.
3. Satu komitmen dratis Presiden/ Pemerintah tidak ada kenaikan semua Pajak, BEA CUKAI dan Biaya Administrasi Pemerintahan selama 5 tahun Periode Pemerintahan Presiden  keatas 3 Item diatas sebagai strategi Stimulasi Pertumbuhan Perekonomian sebagai Jaminan kongkrit Presiden untuk mengembalikan jaminan  Kepercayaan  dan Keyakinan Pasaran  Modal Keuangan kepada Substansi Menjamin Fundemental Pertumbuhan Perekonomian dengan drastis  dan Rupiah lebih terjamin  setelah 3 bulan  kedepan terlaksananya Strategi Penyelamat ini tutur Dr Muhammad Asmi dengan optimis.
Sekiranya krisis Defisit Keuangan dan Anjloknya Nilai Rupiah terus terbiar berkelanjutan dan tidak ada Solusi Penyelamatan dengan segera datang Presisen..
Kondisi Pasaran Modal Keungan Efek akan terus diserang Penjualan Saham Asing dan akan terus Mengancam Nilai Rupiah ke tahap Rp 13,500 ke R14,000 per Dollar Amerika dan Jika juga tidak ada Perubahan Drastis sesuai dengan dibatas di lakukan Rupiah akan terus Anjlok sehingga ketahap berbahaya Ke Nilaii Rp 14,500 ke 15,000 sampai Dec 2015 ini..
Ancaman dari aksi Penarikan Investment Capital Asing akan berkelanjutan karena tidak ada Kepercayaan dan Keyakinan pihak Pengusaha  dan Para Investors asing  atau Potensi FDI tidak yakin untuk  berinvestasi ke Indonesia.
Maka Pemerintahan sekarang wajib mengembalikan Kepercayaan dan keyakinan  Pasar ini dengan segera. Atau Indonesia terpaksa kembali dengan ancaman Bangkrut 10 tahun kedepan.
Pemerintahan jangan Memilih Pinjam Uang Luar Negeri sebagai Solusi , Ini Satau Komitmen yang Silap dan Sama Artinya Pemerintahan Sekarang Menjual Indonesia …kIta Masih Ada Solusi Lain yaitu 3 Kebijakan diatas, Sama artinya Penanaman Modal Pemerintah dengan Subsidi yang Positif dan Inspiratif ini menjaminkan Kesejahteraan dan Kebahagiaan bagi Keuangan Negara,Rakyat,  Keyakinan Industri Perdagangan dan Para Pengusaha dan Para Investors terjamin Berkembang berlipat ganda..
3 Strategis Strategi Penanguhan diatas Tidak Perlu Pinjaman World Bank USD 11 Million Dollar Hutang Luar Negeri Akibat  Penambahan  biaya APBN 2015 yang kian membengkak dan kita bisa mencegah Indonesia dari kembali diancam Krisis Hitam Ekonomi 1998 yang membawa Kita sekali lagi dalam bahwa tunduk kepada Penjajahan Perekonomian Dunia..Karena Pemimpin yang Bangkrut Idea karena tidak Visioner dan tidak menguasai gagasan beliau dengan Murni dan Tidak Berani Melakukan PERUBAHAN dengan Regulasi yang Sempurna Secara Sistematis dan Kongkrit yang terjamin.
Maka Dr. Muhammad Asmi sarankan  Presiden siap membuat aksi Komitmen drastis dengan aksi Penangguhan  Kenaikan BBM, LPG, Listrik dan Air Pump selama 5 Tahun Periode Pemerintahan baru sebagai Strategi untuk Menyakinkan Keperycaan kepada Para Pengusaha dan Para investors sekaligus sebagai Strategi Penstabilan Ekonomi untuk Kesejahteraan dan Kebahagiaan Rakyat sesuai perlaksanaan janji kampayne Presiden pada Pilpres 2014 lalu…
Efektif dan  Efisiennya Perlaksanaan Program Strategik ini wajib dengan  Perintah tegas Presiden kepada Menko dan Kementerian terkait untuk Mengontrol dan Mengawasi segala pelaksanaan kenaikan Barang Barang Sembako  dan Material  Industri  wajib di kontrol dengan drastis dan sempurna untuk menjaminkan kelancaran semua barang Sembako , Material Industri dan Biaya Transportasi di pastikan tidsk nsik lagi dan di turun ke tahap normal seperti sebelum kenaikan BBM.
Dengan keberanian Presiden/ Pemerintahan melakukan Strategi  Penangguhan  kenaikan BBM dan Semua sumber energi yang di sebut kan distas tadi  sehingga  5 tahun kedepan, Kami Optimis Presiden Indonesia akan memberi kejutan yang ‘miracle’ kepada Para Pengusaha dan Para Investor asing dan lokal akan memberi Jaminan kembalinya Berkeyakinan dan Kembalinya Kepercayaan Pasar Keuangan kepada Pasaran Modal Keuangan dan Fundamental Ekonomi dan Rupiah lebih terjamin menguat ke tahap Rupiah 11.00 per USD 1.00 12 bulan kedepan.Dr. muhsmmad Asmi Optimis sasaran GDP 7 % akan menjadi kenyataan..
Strategi ini juga mencairkan Kebuntuan defisit Keuangan, ekonomi dan  Politik dengan memberi kepercayaan dan keyakinan Rakyat deangan lebih Substansi dan Kongrit .
Dunia menunggu kepada kebijakan Presiden Indonesia untuk menangani krisis Deficit Keuangan  Negara  dan Krisis ancaman Anjloknya keatas nilai Rupiah  tuntas dalam 3 bulan kedepan, terjamin selesai dengan ketentuan Produk Stategi Presiden yang luar biasa dan Drastis ini.
Dan Para Pengusaha dan Para Investor investor Asing maupun Investor Lokal akan berpeluang memprojeksi Kemampuan Produsen Produk jangka panjang 5 tahun ke depan, mereka lebih menjaminkan Pertumbuhan Perekonomian Indonesia dan Potensi  Investasi FDI di Republik ini akan lebih beradidaya saing, berpotensi menarik investasi dengan lebih kompeten..
Aksi Strategic Strategi Penangguhan ini akan mengoreksikan keyakinan Pasaran Modal Keuangan, Pasaran Ekspor dan Investasi ke Indonesia dengan lebih terjamin Produktif dan kompetitif.
Sekarang bukan waktu mencari Kambing Hitam tetapi Kita mencari Solusi Kebijakan seorangPemimpin yang membawa ‘Revolusi Mental ‘ yang Riil, sebagai aksi Presiden yang luar biasa dari ‘Revolusi Mental’ adalah satu satunya ” Solusi  Kebijakan dan Keberanian dari  seorang Presiden yang Berani Melakukan PERUBAHAN DRASTIS DAN SEMPURNA , demi untuk Menyelamatkan Indonesia dari terus berkelanjutan dari Krisis Defisit Keuangan, Serangan Penarikan Dana Asing di Oasaran Modal dan Ancaman nilai rupiah terus tepuruk dalam 6 bulan kedepan (Dec2015) akan sampai ke nilai Rp 14,000 ke Rp 15,000 per USD Dollar jika Presiden dan Jajaran Pemerintahan Jokowi JK tidak mensngani dengsn Strategi yang Tepat…menurut Hadil Riset dan Analisis 6 bulan kedrpan Perekonomian Indonesia sjsn dsksm kridis Ekonomi yang Berbahaya tutur Dr. Muhammad Asmi dengan optimis…
Analisis dari Tim. Ekonomi dan Politik  I am President Institute Bogor ysng di Ketuai oleh Dr. Muhammad Asmi .
Ini adalah Fakta dan Dampak dari konsekwensi kenaikan BBM  memabwa dampak kepada segala kenaikan Bahan Energi Yang pasti  memaksa Kenaikan Sembako, Biaya Jasa, Transportasi, Raw Material Produksi, Listrik, Air Pump , Bahan Konstruksi Bangunan dan lain lain yang mengundang inflasi dan krisis bertambah, bebanan  Defisit Keuangan negara, Hutsng luar negeri bertambah karena biaya APBN bertambah dan ancaman anjloknya rupiah lebih Memburuk .
Sudah pasti Para Pengusaha Industri dan Para Investors Produk Produk Manufacturing  Indonesia tidak yakin dan nengangap tidak ada harapan dan tidak ada Potensi lagi untuk berinvestasi di Indonesia, Karena  Pemerintah Jokowi belum memberi Jaminan Sistem dan Regulasi yang Kongkrit  untuk menangani masalah Ancaman Anjloknya Rupiah, Krisis Bengkak Hutang Luar Negeri dan Krisis Defisit Keuangan Negeri bisa di Sikat tatal dakam 3 bulan kedrosn, selagi permasalahan sumber energy sebagai sumber Nadi perkembangan Ekonomi dan Kebutuhan Semua Usaha adalah berpunca dari sebab kenaikan BBM mengakibatkan segala biaya Kenaikan ‘operational cost’  dan krisis, Jika Tidak ditangsni dengan segera dan tidak ada usaha dan jaminan kongkrik dari Kebijakan Presiden/Pemerintah, Segala Investasi dan Produk Produk Produsen ekspor Indonesia tidak bisa bersaing  dengan lebih kompeten dengan produk asing di pasaran dunia. Karena analisis para Pengusaha manufacturer  dan pengusaha Industri dari prospektif Projection Pas 5 tahun ke depan tidak akan ada prospektif  yang menguntungkan investasi mereka dan pasti tidak menhsminksn Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jika Pemerintah tidak siapkan Mekanisme Produk yang Sempurna untuk siap melayani ancaman dan tuntutan Pasaran modal Keuangan dan keyakinanan Investor sesuai investasi yang di Promosikan oleh Presiden baru baru ini di sidang CEO Submit di Tiongkok , Di Asean Business Submit di Myanmar dan G20 Submit di Autralia tidak Mendatangkan impact keyakinan para Investors masih  tidak bisa dilaksanakan,  karena tidak siap dengan Mekanisme dan Program Negara yang masih di tahap wacana Presiden saja. Sedangkan di pihak Perlaksanaan seluruh Jajaran Kementerian,  dinas – dinas Pemerintahan  masih belum siap melayani Program Perekonomian Negara yang masih belum siap melayani Kedatangan Investors untuk berinvestasi ke RI. Pihak Kementrian dan Dinas Dinas Negara tidak siap melayani Kedatangan Investors dikarenakan belum adanya Blue Print program Produk Perekonomian Negara yang di maksudkan  Presiden tidak kongkrik dan masih wacana dan pasti ini akan mengecewakan keinginan Para Investors untuk menyambut seruan kampanye Promosi Presiden di luar Negeri terpaksa pulang dengan tangan Kosong dan kecewa  pemerintah tidak siap Produk Perekonomian yang kongkrit.
Dr. Muhammad Asmi Optimis dengan 5 Strategi IAP: BOT (I Am Prediden Institute) dengsn Priotitas Strategik Strategi Penangguhan  di laksanakan  segera, menjaminkan Fundemental Perekonomian Indonesia tidak akan mengecewakan Para Pengusaha  dan Para Investors ading atau investor lokal  dan dengan Sinerginya Pelaksanaan Strategi ‘Penanguhan pemerintah yang di maksudkan  diatas tadi  Kita bisa Mengembalksn kepercayaan dan Keyakinan Pengusaha Manufacturing dan Para Investors sekalian Strategi  menguatkan nilai Rupiah dan Pengusaha akan lebih Fokus pada produksi Produk Indonesia dengan lebih Kompeten, Karena tidak ada kenaikan ‘Cost Operational untuk memproduksi produk produk  indonesia,  tidak akan ada kenaikan Upah, tidak ada inflasi Rakyat Dan  rakyat pun pasti senang dalam jangka waktu 5 tahun kedepan dengan tenang , sejahtera dan bahagia menikmati janji politik kampayne Presiden pada Pilpres lalu di tunai  dengan Sempurna, tidak ada kenaikan sara kehidupan yang tidak tinggi dengan ‘Strategi Penanguhan seperti yang di maksudkan diatas.
Sebagai Pengamat Ekonomi Dr. Muhammad Asmi Optimis ini adalah satu satunya kebutuhan Strategi Drastis ‘Revolusi Mental  ‘ yang ‘ Gila’, tetapi menjaminkan Substansi  Impak drastis dan Solusi untuk Penyelamat kepada Krisis Perekonomian Indonesia dengan lebih terjamin untuk mengembalikan keyakinan dan Keperyaan Pasar Keuangan dan Para Pengusaha dan para Investors  keatas komitmen Pemerintahan Presiden keatas  segala kunci Penyeksmatan Krisis Permasalahan Defisit Keuangan dan ancaman Rupiah selesai dan Substansi  yang Menyakinkan dengan kongkrik Fundamental  Ekonomi terjamin dengan Potensi Investasi  dan bisnis di Indonesia tutur  Dr. Muhammad Asmi dari I Am President Institute dengan Optimis.

About admin

Check Also

Sebagai Antisipasi Keterbatasan Pasokan Pemerintah Siapkan Strok Beras dari Vietnam dan Thailand

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui Pemerintah sedang menyiapkan stok beras dari Vietnam dan …

Leave a Reply