Home / Hukum / Tiongkok Bekukan IPO Untuk stabiliasi Pasar Modal

Tiongkok Bekukan IPO Untuk stabiliasi Pasar Modal

shenzhen_stock-300

Tiongkok akhirnya membekukan initial public offerings (IPO), untuk menstabiliasi pasar modal dan memberikan pernyataan pada para investor agar tidak panik sebagai langkah shore up pasar modal, yang saat ini mengalami penurunan terbesarnya dalam tiga minggu terakhir sejak 1992.

Berdasarkan laporan perusahaan yang dimasukkan ke Bursa pada Sabtu sore, setidaknya ada 10 perusahaan yang akan menunda pelaksanaan IPO di bursa shanghai dan 18 emiten di bursa Shenzen Stock Exchange. Kebijakan untuk menunda atau membekukan IPO saat ini sebagai hasil pertemuan Kabinet Tiongkok yang akan dijalankan oleh China Securities Regulatory Commission, tanpa keterangan lebih lanjut sampai kapan kebijakan ini akan dicabut.

Dengan kebijakan ini, membuat sebagian modal beralih dari daftar saat ini. Langkah ini diambil setelah beberapa jam sebelumnya sejumlah firma pialang di Tiongkok menyatakan siap dengan milyaran Dolar AS untuk membuat dana darurat bagi pasar saham. The People’s Daily, koran resmi Partai Komunis Tiongkok, mendesak para investor untuk tidak panik. Kebijakan untuk menstabilkan pasar ini memang memerlukan waktu dan selama proses tersebut diharapkan para investor tetap percaya diri dan bersabar, daripada kehilangan akal sehat dan tidak paham apa yang akan dilakukannya sehingga menimbulkan kepanikan.

Indek Shanghai mengalami penurunan sebesar 5.8% pada akhir pekan kemarin ke level 3,686.92, penurunan sebesar 29% dari puncak tertinggi sebelumnya pada 12 Juni kemarin ini mencatat sekurang-kurangnya lebih dari $2.8 trilyun telah terkikis dari bursa saham Tiongkok selama waktu ini, akhir tiba-tiba yang mendesak dari perjalanan kenaikan pasar yang paling panjang dalam sejarah bursa Tingkok. Pasar berubah dan memasuki tren penurunan (bearish) sejak 29 Juni setelah sejumlah besar investor keluar dari bursa; yang membuat regulator bursa Tiongkok menyerukan agar para investor bertindak lebih rasional.

Bursa Shanghai sendiri pada 12 Juni kemarin mencatat kenaikan sebesar 150 persen selama 12 bulan terakhir, sejalan dengan assessed that stimulus keuangan yang akan memperkuat perekonomian Tiongkok. Para analisa dari BlackRock Inc., juga Credit Suisse Group AG dan Bank of America telah memperingatkan bahwa bursa saham Tiongkok mengalami penggelembungan.

Lembaga keuangan akan mengembalikan dana-dana investor pada Senin hari ini dengan penawaran-penawaran baru yang telah dimulai sejak proses pengajuan, ungkap sejumlah perusahaan yang memasukkan laporan mereka kedalam bursa. Bursa Shanghai sendiri turun bergulung-gulung dengan kecepatan dua kali lipat lebih cepat dibandingkan indek bursa lain didunia ini, tak heran pihak pengawas bursa kemudian menyatakan akan melakukan penyelidikan terkait hal ini dan kemungkinan adanya manipulasi dalam pasar. Pengawas bursa juga ingin mengungkapkan berbagai kebijakan lain untuk membuat nyaman para investor individual yang diketahui sekitar 90 juta di Tiongkok. Beijing sendiri pada Jumat kemarin juga mempertegas bahwa mereka akan membuat lebih mahal upaya-upaya spekulasi dalam indek bursa dimasa yang akan datang.

Pihak Securities Association of China pada Sabtu (04/07) menyatakan di halaman situsnya bahwa sekelompok perusahaan pialang – terdiri dari 21 perusahaan yang dipimpin oleh Citic Securities Co. akan melakukan investasi senilai 15 persen dari jumlah total aset mereka pada akhir Juni, atau setidaknya kurang lebih 120 milyar yuan ($19.3 milyar) secara keseluruhan, untuk membuat dana pasar modal. Dana tersebut sedianya akan diinvestasikan pada exchange-traded funds (ETF) pada saham-saham dengan kapitalisasi besar. Dana tersebut, sedianya juga sudah akan siap pada Senin pukul 11 pagi waktu setempat ini.

Perkembangan lainnya, para petinggi dari 25 perusahaan reksadana Tiongkok, termasuk China Asset Management Co. dan E Fund Management Co., berjanji akan secara aktif membeli dana-dana saham dan menahan kepemilikan tersebut setidaknya dalam jangka waktu setahun, demikian bunyi pernyataan dalam situs resmi Asset Management Association of China.

(Sumber : Financeroll)

About admin

Check Also

Segera Cabut Sanksi Ekonomi Iran, AS dan Uni Eropa

Amerika Serikat dan Uni Eropa Minggu waktu AS (18/10) mengambil langkah resmi yang akan mencabut …

Leave a Reply