Home / Nasional / Jepang Bantu Pemkot Bogor 400 miliar Untuk Green City

Jepang Bantu Pemkot Bogor 400 miliar Untuk Green City

IMG-20150729-WA0004

Kegiatan The International Forum for Sustainable Asia & The Pacific (ISAP) 2015 Yokohama, Jepang, Wali Kota Bogor Bima Arya mendapat kehormatan untuk menyampaikan gagasan dalam paparan di depan conference ISAP mengenai konsep Smart City dan Green City di Kota Bogor.Rabu (29/7/15)

Di sela-sela kesibukannya menghadiri kegiatan konferensi internasional yang berlangsung mulai tanggal 27-31 Juli 2015 di Negeri Sakura itu, Bima juga menyempatkan diri bertemu dengan pengusaha dan peneliti di Jepang untuk menjajaki kerjasama dan bantuan untuk Kota Bogor.

Bukan hanya dengan para peneliti dan pengusaha Jepang, Bima juga berhasil me-lobby Wakil Wali Kota Yokohama, Namaru Suzuki. Suzuki didampingi para staf ahlinya sedangkan Bima didampingi Kepala Bappeda Kota Bogor, Suharto.

Kota Yokohama, sebagai salah satu kota di dunia yang didesain menjadi kota cerdas dengan memaksimalkan penggunaan tekologi dalam berbagai bidang kehidupan khususnya dalam pelayaan publik dengan meminimalisir dampak lingkungan.

Suzuki berbagi pengalaman proses menuju Smart City. Oleh karena itu, Bima membuka peluang kerjasama di bidang lingkungan hidup dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yokohama.

“Bogor akan menjadi pioner dari proyek bantuan pemerintah Jepang untuk mengukur dan memonitor penggunaan energi dan gas emisi,” kata Bima

Bima menuturkan, kali ini bantuan khusus dari pemerintah Jepang akan dikucurkan melalui kerjasama antara NIES, IPB dan Pemkot Bogor. Cakupan bantuan tersebut adalah untuk membiayai program mitigasi dan aksi untuk antisipasi efek rumah kaca dan pemanasan global.

Bima menambahkan, program penyelamatan lingkungan ini akan berjalan dalam rentang waktu lima tahun ke depan dengan total nilai proyek tidak kurang dari 30 juta US dollar atau sekitar Rp 400 milyar rupiah. Bantuan tersebut berupa alat-alat untuk mengukur polusi, gas emisi dan penggunaan energi yang akan dipasang di sejumlah titik di Kota Bogor seperti pusat perdagangan, perumahan dan perkantoran.

(Nicko/evy/ed)

About admin

Check Also

Berikut Laporan Kunjungan Kerja Komisi E DPRD DKI ke Bali

Seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, DPRD DKI juga membuat laporan setelah melakukan kunjugan …

Leave a Reply