Home / Nasional / Rapat Paripurna Istimewa

Rapat Paripurna Istimewa

????????????????????????????????????

Cibinong (14/8) – Hj. Nurhayanti Bupati Bogor bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menggelar rapat paripurna istimewa, yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka Hari Ulang Tahun RI ke-70 tahun 2015 di Gedung Tegar Beriman Kabupaten Bogor.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengungkapkan dalam sambutannya, Kita patut berterima kasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, mulai dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarno putri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Atas perjuangan dan kerja keras para pemimpin nasional tersebut, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia, hari ini di saat kita memperingati 70 tahun Indonesia Merdeka, kita mempunyai modal yang lebih dari cukup untuk melompat maju.

Tambahnya, lebih dari itu, Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, adalah negeri dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, negeri demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dalam hal berdemokrasi, kita telah menjadi salah satu contoh gemilang di dunia. Dibandingkan dengan tahun 2013, indeks demokrasi kita naik dari 63,72 menjadi 73,04 pada tahun 2015. Kita juga memiliki pemilih muda yang kritis, dan bersemangat mengawal jalannya demokrasi dan pemerintahan.

Tidak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa, saya ingin membuktikan bahwa kita tidak boleh lagi memunggungi samudera dan laut. Laut kita yang terbentang luas, memiliki potensiekonomi, potensi pertahanan, dan potensi persatuan. Lingkungan laut yang kini terancam oleh perubahan iklim perlu kita selamatkan. Kita juga harus melindungi laut kita dari ancaman keamanan seperti pencurian ikan dan penjarahan sumber daya laut. Kapal-kapal yang tertangkap harus menghadapi ketegasan kita, termasuk ditenggelamkan. Hukum internasional juga menentang pencurian ikan dan penjarahan sumber daya laut.

Seiring dengan itu, kita juga harus menggali lagi budaya maritime dan identitas maritim bangsa Indonesia. Kita harus mampu menunjukkan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa maritim. Bangsa yang menjaga dan mendayagunakan lautnya dengan penuh kesungguhan. “Itulah bagian awal dari upaya kita untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Poros Maritim yang tidak saja digagas untuk menciptakan ketahanan nasional tetapi juga ketahanan regional dan global. Strategi inilah yang tengah digodok dan akan dituangkan menjadi Kebijakan Kelautan Nasional Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi menuturkan, rapat paripurna istimewa adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, tujuannya untuk dapat mencermati, mempelajari serta menjadikan pedoman lebih lanjut terutama berkenaan dengan fungsi dan tugas kita, tentunya untuk berupaya mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bogor. Menyikapi kondisi saat ini, ia menghimbau agar selalu waspada, tidak terbawa arus dan tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa yang telah terbina selama ini.

(Eva)

About admin

Check Also

Berikut Laporan Kunjungan Kerja Komisi E DPRD DKI ke Bali

Seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, DPRD DKI juga membuat laporan setelah melakukan kunjugan …

Leave a Reply