Home / Otomotif / Cara Merawat Kampas Rem Motor

Cara Merawat Kampas Rem Motor

kampas rem

Saat ini sepeda motor sudah menjadi transportasi unggulan bagi banyak orang seiring dengan terjangkaunya harga dan cara mendapatkannya. Bagi Anda yang menggunakan motor untuk kendaraan sehari-hari, ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan mengenai keamanan saat berkendara terutama mengenai masalah rem.

Rem adalah salah satu benda vital yang harus ada pada sebuah kendaraan, oleh karena itu kondisi rem haruslah dalam keadaan yang selalu baik. Akan tetapi terkadang kita juga sering lalai dan mengabaikan masalah perawatan pada rem motor yang kita miliki, oleh karena itu dalam kesempatan kali ini kami akan mencoba berbagi informasi untuk teman-teman pengguna sepeda motor dalam melakukan perawatan pada rem motornya

1. Selalu periksa kondisi dan posisi tromol, utamanya bagian penampang dudukan cakram, baik untuk teromol baru maupun teromol bekas. Bersihkan tromol terlebih dahulu dan pastikan penampang cakram dalam keadaan bersih, pastikan permukaan dudukan cakram rata, hal ini bertujuan agar piringan cakram berputar secara simetris sehingga beban kampas rem tidak terlalu berat.

2. Sering membersihkan kaliper dan pin fleksiblenya, hal ini bertujuan agar tekanan yang diberikan kampas rem sama rata. Perhatikan jarak bebas antara piringan dan kampas rem, jika belum sempurna maka atur kembali dalam posisi yang tepat atau putar roda motor tersebut dan lihat piringan cakram tidak disarankan menyentuh kampas rem, berikan sedikit jarak, itu merupakan cara setting piringan dan kampas.

3. Pastikan selalu bearing roda terlumasi dengan baik dan lakukan pelumasan secara berkala. Bagian ini bertujuan untuk menghindari terjadinya speling pada bearing, dan akibatnya bisa membuat piringan cakram bersinggungan dengan kampas rem, masalah tersebut sering dialami oleh pengendara motor, cara ini juga sering diterapkan oleh pecinta otomotif di Indonesia.

4. selalu rutin mengecek minyak hidrolik pada wadah oli rem. Biasa terjadi kebocoran apabila kerapatan kaliper rem bermasalah abkibat pemasangan yang kurang presisi. Kurangnya oli pun mempengaruhi kinerja rem cakram. Penggunaan minyak rem yang berkualitas pun memberikan dampak positif pada keamanan pemakaian rem tersebut.

5. berbeda dengan rem cakram, perawatan rem tromol lebih mudah karena tidak menggunakan sistem hidrolik. tetapi, diharuskan membongkar sistem rem untuk melihat kondisi kampas yang terdapat di dalamnya, memebersihkan kampas rem dari kotoran yang menempel serta bagian dalam tromol yang bersinggungan dengan kampas. Tidak lupa untuk mengecek tali rem yang mungkin membuat proses pengereman sedikit terhambat.

6. terakhir, disarankan untuk menggunakan rem dengan semestinya, saat berkendara usahakan jarak dengan kendaraan di depan tidak terlalu dekat, hal ini untuk menghindari penggunaan rem yang terlalu sering. Saat melakukan pengereman secara terus – menerus maka akan mengakibatkan kampas rem mudah tergerus, sehingga mengurangi umur kampas atau cepat habis. Sebenarnya merawat rem tidak sulit jika mematuhi tips dan panduan tersebut, serta menggunakan jasa service rem dengan semestinya.

 

(Fandy)

About admin

Check Also

Volkswagen Mengakali Uji Emisi Bahan Bakar Mesin Diesel di AS

Usaha Volkswagen mengakali uji emisi bahan bakar mesin diesel di Amerika Serikat (AS) jelas aksi …

Leave a Reply