Home / Hukum / Ekonomi / Dirut PLN Dukung Pemangkasan Target Proyek Listrik 35 Ribu MW

Dirut PLN Dukung Pemangkasan Target Proyek Listrik 35 Ribu MW

capture-20150915-144250

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir menilai wajar jika target proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) dipangkas oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

Pasalnya, lanjut Sofyan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 disebutkan pemerintah berhak menyesuaikan target proyek dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi.

Sofyan menjelaskan saat mega proyek pembangkit listrik 35 ribu MW dicanangkan asumsi tingkat pertumbuhan ekonomi adalah sekitar 7 persen. Faktanya, pada paruh pertama tahun ini ekonomi nasional hanya tumbuh 4,7 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli memangkas target program pembangkit listrik 35 ribu MW menjadi 16 ribu MW untuk lima tahun ke depan.

Kebijakan ini diambil Rizal Ramli usai rapat dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir, tanpa melibatkan Menteri ESDM Sudirman Said.

Selain lebih realistis, kata Rizal, revisi target mega proyek pembangkit listrik ini dilakukan untuk menghindari kerugian besar yang akan diderita PLN kelak.

Berdasarkan hitungannya, jika proyek pembangkit listrik 35 ribu MW dipaksakan tuntas dalam lima tahun, maka dengan beban puncak sebesar 74 ribu MW pada 2019, PLN akan mengalami kelebihan pasokan listrik yang tidak terpakai (idle) sebanyak 21.331 MW. Akibat kelebihan pasokan listrik tersebut, maka biaya yang harus ditanggung PLN pada 2019 diperkirakan mencapai Rp 10,76 miliar.

(Fadil)

About admin

Check Also

Harga Emas Dunia Menurun

  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tajam pada perdagangan Kamis …

Leave a Reply