Home / Hukum / Ekonomi / Asumsi Harga Minyak Mentah Indonesia 2016 Diturunkan US$ 10

Asumsi Harga Minyak Mentah Indonesia 2016 Diturunkan US$ 10

capture-20150921-112900

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat menurunkan asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 menjadi US$ 50 per barel dari usulan awal pemerintah US$ 60 per barel.

Awalnya pemerintah mengusulkan ICP sebesar US$ 60 per barel, tidak berubah dibandingkan asumsi ICP dalam APBN Perubahan (APBNP) 2015. Angka tersebut muncul karena konsumen minyak mentah utama yaitu Amerika Serikat (AS) dan China serta pasar minyak dunia akan mengalami kelebihan pasokan akibat masih terus meningkatnya produksi shale oil AS dan peningkatan pasokan minyak mentah Iran.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, Terakhir, masih akan tingginya peningkatan stok minyak mentah terutama di AS, Jepang dan China pada saat harga minyak turun seperti saat ini.
Namun, angka tersebut dinilai anggota Komisi VII DPR terlalu tinggi dan kurang realistis dibandingkan dengan kondisi saat ini. Oleh karena itu Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika dan kawan-kawan lebih menganggap angka US$ 50 per barel sebagai angka yang ideal.

Sudirmansaid menambahkan, Lebih baik menempuh angka yang realistis. Meski tidak ada yang bisa menebak harga minyak, namun US$ 50 per barel merupakan harga yang realistis untuk sekarang.

(Fadil)

About admin

Check Also

Harga Emas Dunia Menurun

  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tajam pada perdagangan Kamis …

Leave a Reply