Home / Artikel / Dr. Muhammad Asmi / CHINA TAWAR 118 MILYAR UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR, KARETA API CEPAT DAN PROYEK-PROYEK INVESTASI INDONESIA

CHINA TAWAR 118 MILYAR UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR, KARETA API CEPAT DAN PROYEK-PROYEK INVESTASI INDONESIA

capture-20150818-080048

Satu Penawaran Kerjasama yang baik bagi Indonesia, Tetapi harus dilakukan dengan Kebijakan Presiden yaitu dengan “Kemitraan Pintar Kebijakan Pemerintahan tanpa Cagaran/ Gadaian, supaya Indonesia tidak terjerat dengan Permainan Bisnis Politik Penguasa Ekonomi Dunia yaitu Negara-Negara Penjajahan Perekonomian.

Semoga Presiden dan Jajaran Pemerintahan, “Jangan Tergiur dengan Tawaran Pinjaman Dana Asing Yang Mengiurkan”, tanpa Para Pemimpin Sadari Mereka telah Menjual Indonesia (dengan Komitmen Pinjaman), Hutang Harus dibayar dan Pasti ada Cagaran dan Transaksi Komisi dan biaya administrasi dan lain-lain.

Kalau Indonesia tidak bisa bayar Hutang nasib Indonesia akan seperti Yunani dan lebih Parah senasib Uni Soviet.

Solusi Strategis IAP : BOT adalah Solusi terbaik tanpa perlu biaya APBN Pusat atau Daerah.

STRATEGI STAGE ONE

KEMITRAAN PINTAR PEMERINTAHAN, ADALAH MURNI UNTUK KEPENTINGAN NKRI DAN RAKYAT;

1.Kita terima Niat Negara China Penawaran Sebagai Investasi “bukan Bersifat Pinjaman terapi bersifat Proyek”, Wajib Milik Perusahaan Swasta dan Jangan Pemilikan Pemerintah kepentingan By Qualafication lokal Company dan Asing Joint Venture di Open Secara “Real Open Tender” yang layak Teknis dan Capable Project Finansing layak Mendapat Proyek tersebut Secara Evaluasi Tendering Board. (Tanpa Intervensi Politik, Pribadi, Tanpa Kepentingan, Dinasti atau Parpol, Keronisme atau Nipotisme).

2.IAP : BOT adalah Strategis Strategi Pembagian Ekuiti Perusahaan Milik Swasta lokal dan Investors China/ Jepang Tanpa Biaya APBN.

MEKANISME IAP: BOT

capture-20150818-083633

Noted: Setelah 100 tahun semua Fasilitas dan Pembangunan adalah Kepemilikan Negara dan Kita tetap kekal kan ekuiti Asing dan Re-open Tender Publik pada Setap Proyek Baru atau Lama Sekali Lagi setiap 100 tahun.

Kita Kekal kan ekuiti Asing, Supaya mereka tetap berinvestasi di negara ini. Mereka akan terus kekal berinvestasi mereka di mana pontensi bisnis di wilayah-wilayah atau daerah-daerah yang lain di Republik ini. Sebagai strategi investasi jangka panjang dan Sebagai Strategi Perataan Pertumbuhan Perekonomian Negara keseluruh Provinsi.

(IAP adalah Singkatan I AM PRESIDENT INSTITUTE: BOT adalah BUILD OPERATE AND TRANSFER Versi IAP)

Semoga Sukses Kepada Presiden Jokowi, Jajaran Kabinet Menteri dan Menko Baru dan Solusi Selamatkan Indonesia dari Dijual Kepada Era Penjajahan Perekonomian Dunia.

Strategi dan Niat Penjajahan Perekonomian Dunia, IMF, World Bank dan Negara-Negara Maju telah Siap Banyak Dana-Dana Reserved dengan biaya Bunga Murah tetapi “Para Pemimpin Indonesia harus Hati-hati” niat busuk Mereka Mau Menjajah Perekonomian Indonesia dengan Permainan Politik Bisnis Penguasa Ekonomi Dunia ini sangat kejam dan berbahaya.

Dan Kalau Pemimpin Kita benar-benar Disperate atau Mau Cari Jalan jangka Pendek lebih efektif?, untuk Keluar dari Krisis Defisit Keuangan dan Ancaman Anjloknya Rupiah? Sederhana saja Strategi kita tetapi sangat Efektif.

Tanpa Perlu Pilih jalan Pintas Pinjam Dana Asing dari IMF, World Bank atau Penguasa Ekonomi Negara Maju Lain, ada 2 Jalan Yaitu:

1. Cukup Perpu UU Darurat Keuangan dengan Kebijakan Presiden Tetapkan Nilai Rupiah Pada Package Tetap Rp 13,800 per dolar Amerika.

2. Dan Kita Panggil Semua Pengusaha dan Warga WNI yang menyimpan Dana-Dana Perusahaan atau Pribadi Mereka di bank-bank di luar negeri dan Kembali Simpan Uang mereka ke bank-bank di Indonesia dengan bayaran dari 10% ke 20% bunga Investasi Tanbungan (Fixed Deposit) per tahun.

Dan Dengan Undangan Layak Mengikuti Program Open Tender secara Pre Qualification untuk Menjadi Investors Pengembang dalam Process “Open Tender keatas semua Proyek-Proyek Mega Pemerintah”, dengan Kebijakan Sistem kemitraan Pintar Pemerintah dengan Jaminan Generasi Pajak dan Kemaafan Hukum, Examtion of Import Tax, Tax Holiday dan Jaminan Konsistensi Sistem dan Regulasi sepanjang Pemerintahan Sekarang dan Pemimpin Akan datang, Apabila Para WNI atau Perusahaan Mereka kembali sebagai Investors dan nasabah di bank-bank lokal layak Enjoy Fasilitas ini.

3. BI dan Bank Siap Bayar fro 10% up to 20 % Interest Per tahun bagi mereka yang menyimpan Uang Mereka ke bank-bank di Republik Indonesia ini, sepanjang 5 tahun Pemerintahan Presiden Jokowi.

Syarat Bagi Perusahaan WNI yang memiliki Kemampuan dan kapabilitas sebagai Investors/ Pembangun dan Pengusaha diberi Prioritas sebagai Pembangun dan Investors bagi Proyek-Proyek Mega Infrastruktur yang akan di Bangunkan oleh Pemerintah sesuai Kelayakan teknis dan Kapabilitas Financial dan Teknikal Kapabilitas mereka sebagai Pengembang atau Investors Lokal bersama Investors Asing sebagai Kebijakan Wajib KEMITRAAN PINTAR PEMERINTAH.

Nota: Bayangkan : 30% dari 250Juta dan (750 Juta Dana Rakyat Indonesia yang Kaya di luar negeri bisa kita panggil Pulang), Kami optimis Mereka pasti tergiur dengan tawaran Strategi ini.

WNI kita diluar negeri ramai bergelar Billionaire dan Triliuner yang berkelas dunia.

Mereka ini bisa merubah sebuah negara itu, menjadi kaya atau Miskin.

Kita bayangkan, Kalau Seorang bawa masuk USD 10 Million Dollars Amerika?, berarti kita bawa masuk Uang rakyat kita USD 750 Billion Dollars Amerika. (Reserved Keuangan Negara akan Menjadi SurPlus di Bank Indonesia sejumlah Rp.11,520 Triliun).

Reserved di Bank Indonesia untuk bisa jadi Modal dana Putaran Pembangunan Perekonomian dan Infrastruktur Swasta secara gratis tanpa perlu membimbang dan Pemerintah tidak berhutang lagi dan Pemerintah tidak perlu membayar hutang luar negeri atau instalment biaya bulanan negara lagi.

Negara tidak teramcam Bangkrut dan tidak ada Colectrol Pinjaman/Gadaian Proyek /SDA dan tidak membebankan Rakyat dan NKRI.

Dan dari Reserved simpanan BI ini Proyek Infrastruktur ini lah Bank-Bank di Indonesia Bisa Bayar From 10 % Up to 20 % keuntungan Bunga kepada Nasabah-Nasabah WNI yang menyimpan Tabungan atau Fixed Deposit mereka di bank-bank di Indonesia.

Strategis ini tanpa perlu Pemerintah Pinjam Dana Asing lagi dan Negara tidak beresiko terjual ? dan Kedaulatan NKRI dan nasib rakyat lebih terjamin selamat. Karena Pinjam Dana Asing Negara perlu di bayaran per bulan, Rakyat tidak perlu Bimbang Bayaran Bulanan.

Kalau nambah hutang luar negeri/ Asing Lagi, Siapa akan Bayar dan Kalau Pemerintah Gagal bayar hutang dan Akibatnya Indonesia akan jadi Negara Bangkrut dan Colaps Seperti Negara Yunani dan lebih Parah akan hilang Persatuan Indonesia seperti Uni Soviet. Indonesia akan Dijual kepada Negara-Negara Penjajahan Perekonomian Dunia Pada Zaman Presiden Jokowi dan bagaimana nasib Rakyat Indonesia dan Kedaulatan masa NKRI ?

STRATEGI STAGE 2

Semoga Pihak Pemerintah dengar Saran dan Siap Mengevaluasi Strategis Strategi Buku Kami Berjudul INDONESIA KUASA EKONOMI KE 5 BESAR DUNIA (Kita Bangun Perekonomian dan Infrastruktur tanpa perlu bisya Dana APBN).

Dan Buku Mekanisme dan Instrumen sebagai buku Guide Informasi dan Transparansi Pelayanan Satu Pintu Pemerintahan Presiden Jokowi dengan Berorientasi “Services Oriented” Pembiayaan Pelayanan sebagai Pendapat hasil negara lebih efektif dan Efisien tuntas Koruptor dan korupsi.

Dan Buku kami berjudul “INDONESIA INVESTMENT GUIDE BOOK”, adalah makanisme Ideologi kami dengan Cermat dan Cerdas tutur Dr. Muhammad Asmi President Director I AM PRESIDENT INSTITUTE Bogor.

“BERSAMA KITA MEWUJUDKAN IMPIAN INDONESIA”

About admin

Check Also

Harga Emas Dunia Menurun

  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tajam pada perdagangan Kamis …

Leave a Reply