Home / Hukum / Politik / KPK Nonaktif Abraham Samad Menjadi Tersangka

KPK Nonaktif Abraham Samad Menjadi Tersangka

A-pZ9598

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan memenuhi kewajibannya dengan mendatangi Kejaksaan Negeri Makassar untuk melapor.

“Karena Pak Abraham sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diharuskan untuk wajib lapor dua kali seminggu, maka kami pun mematuhi itu,” ujar Tim kuasa hukum Abraham Samad, Abdul Muttalib di Makassar, Kamis.

Abraham yang datang memenuhi wajib lapor tiba di Kejari Makassar didampingi oleh tim kuasa hukumnya, antara lain, Abd Muthalib dan Kadir Wokanubun. Abraham datang menggunakan baju kemeja Hitam dan celana jeans berwarna biru.

Abraham yang melakukan wajib lapor langsung memasuki ruang penuntutan untuk melaksanakan kewajibannya melakukan wajib lapor. Hanya berselang 10 menit saja, Abraham pun bergegas keluar dari ruangan tersebut.

Saat hendak dimintai komentarnya, Abraham hanya melontarkan senyum kepada sejumlah wartawan yang meliput dan hanya terus berjalan menuju kendaraannya.

Tim kuasa hukum Abraham, Abdul Muthalib yang sempat ditemui awak media mengatakan, Kedatangan Abraham Sama untuk memenuhi kewajibannya untuk wajib lapor.

“Karena kewajiban jadi Pak Abraham hadir,” jelasnya.

Terkait belum dilimpahkannya ke Pengadilan Negeri Makassar, Mutthalib hanya berharap bahwa pihak kejaksaan lebih teliti dan harus lebih cerdas dalam melihat kasus ini.

“Selain itu, Kejaksaan punya kewenangan untuk melakukan eksaminasi,” jelasnya.

Muttalib yang juga Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi menegaskan, jika berkas Abraham Samad belum memenuhi syarat maka sebaiknya dihentikan.

 “Sekali lagi, jika memang belum memenuhi syarat untuk dilimpahkan, sebaiknya dihentikan saja,” tegasnya.

Sementara, Kepala Kejari Makassar, Deddy Suawardy Surachman, saat ditemui diruang kerjanya, membenarkan soal wajib lapor tersebut.

“Iya hari ini Abraham, hadir memenuhi kewajibannya untuk melakukan wajib lapor ke Kejaksaan dan kita tunggu lagi Senin pekan depan,” tukasnya.

Terkait pelimpahan kasus tersebut, Deddy mengungkap bahwa pihaknya belum bisa memastikan kapan kasus tersebut akan dilimpahkan karena masih dilakukan penyempurnaan.

“Kita masih melakukan penyempurnaan dakwaan jadi belum bisa dipastikan kapan tanggalnya. Yang pastinya, tunggu saja, secepatnya pasti dilimpahkan,” tandasnya.

About admin

Check Also

Fadli Zon: KPK Harus Diperkuat!

Pimpinan DPR akan menggelar rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas revisi UU KPK …

Leave a Reply