Home / Breaking News / Ahok Hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT Jakarta Propertindo

Ahok Hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara PT Jakarta Propertindo

ahok-sebut-menteri-bumn-berkuasa-dan-konglomerat-A4TQeMsTUN

Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara Perum Perumnas dan PT Jakarta Propertindo terkait pembangunan rumah susun terbesar di Indonesia. Dalam mengawali sambutannya, Basuki sempat berceletuk yang mengundang gelak tawa para tamu undangan.

“Yang saya hormati Ibu Rini Soemarno. Ibu Rini ini orang paling kaya dan berkuasa. Iya dong, punya semua BUMN, berkuasa kan,” kata Basuki tertawa, di Kementerian BUMN, Kamis (8/10/2015).

Rini yang terlihat duduk di barisan paling depan juga tertawa kecil mendengarnya. Celetukan itu tak berakhir sampai di Rini saja. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Menteri PU dan Pera) Basuki Hadimuljono juga menjadi sasarannya.

“Nah, ini nih yang paling ditakuti, namanya saja BBM Basuki Budi Muljono eh Hadimuljono ya. Paling enggak berani lawan beliau. He-he-he,” kata Basuki lagi.

Lebih lanjut, ia berharap BUMN dan BUMD dapat terus bekerja sama. Basuki mengaku banyak menarik orang-orang BUMN ke BUMD DKI. “Kalau kerja sama bisa terjalin, Presiden juga yakin BUMN Indonesia enggak akan kalah dengan Temasek, dan hari ini jadi awal yang baik,” kata Basuki.

Adapun Perumnas menggandeng PT Jakpro dalam mengembangkan kawasan terpadu rumah susun yang terbesar di Indonesia, yang berlokasi di Kemayoran. Dengan lahan seluas 22,4 hektar, rencananya, lebih dari 40 tower atau menara akan dibangun dengan sekitar 18.000 hunian. Mengacu pada data tersebut, kawasan terpadu rumah susun ini dapat menampung lebih dari 72.000 orang.

Dirut Perum Perumnas Himawan Arief mengatakan, ada 40 menarayang dibangun di Kemayoran. Rinciannya, sebanyak 10 menara untuk rumah susun sederhana sewa, 20 menara merupakan rumah susun sederhana milik, dan sebanyak 10 menara terdiri atas unit apartemen sederhana milik beserta penunjang lainnya.

“Luas lahan itu terdiri dari 14,4 hektar lahan yang merupakan penataan kawasan kumuh dan padat penduduk, serta 8 hektar merupakan peremajaan rumah susun,” kata Himawan. Pembangunan rusun ini akan diprioritaskan bagi warga yang berada di Kemayoran.

(Kompas)

About admin

Check Also

FIFA Temui PSSI dan Menpora

  Delegasi FIFA telah tiba di Jakarta, Minggu (1/11/2015). Rencananya, mereka bakal menemui Ketua Umum …

Leave a Reply