Home / Breaking News / Obama Sampaikan Pernyataan Belasungkawa kepada Jokowi

Obama Sampaikan Pernyataan Belasungkawa kepada Jokowi

7-poin-yang-dibahas-obama-dan-jokowi-di-gedung-putih-SpE

Presiden Amerika Serikat Barrack Obama menyampaikan pernyataan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas meninggalnya nenek Jokowi, Sani Wirorejo. Nenek Presiden Jokowi itu meninggal sebelum Presiden berangkat ke AS.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan hal itu saat menggelar jumpa pers di Blair House Washington DC, Senin (26/10/2015) waktu setempat, beberapa saat setelah pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Obama di Oval Office Gedung Putih.

Retno mengatakan, pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Obama berlangsung selama lebih dari satu jam disambung dengan pernyataan pers bersama kedua Presiden sekitar 20 menit.

“Pertemuan berlangsung baik, akrab, dan produktif. Di awal pertemuan, Presiden Obama menyampaikan pernyataan belasungkawa atas meninggalnya eyang Presiden Jokowi,” katanya.

Nenek Jokowi yang bernama Sani Wirorejo meninggal pada Jumat lalu di Karanganyar, Jawa Tengah.

Jokowi sempat terlebih dahulu melawat ke Solo sebelum kemudian terbang ke AS.

Setelah pernyataan belasungkawa itu, banyak isu yang kemudian dibahas oleh dua kepala negara tersebut dalam konteks bilateral maupun regional multilateral.

Salah satunya bahwa kunjungan Jokowi ke AS, kata Retno, menandai tahapan baru bagi kerja sama dua negara dengan diluncurkannya strategic partnership antara Indonesia dan AS yang sejatinya telah ada sejak 2010 terkait kemitraan komprehensif.

“Kunjungan ini menandai tahapan baru strategic partnership antara kedua negara,” kata Retno.

Pada saat bicara mengenai masalah substansi bilateral, Presiden Obama memberikan apresiasi atas peran yang dimainkan Indonesia dan AS terus mengharapkan agar Indonesia memainkan perannya dengan baik di kawasan ASEAN.

Obama mewakili masyarakat AS juga mengapresiasi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar yang mempunyai budaya dan tradisi toleransi yang tinggi.

“Kedua Presiden sepakat meningkatkan kerja sama ekonomi, bahkan Presiden Obama meminta tim ekonomi kedua negara untuk duduk mengidentifikasi persoalan dan hambatan kerja sama ekonomi kedua negara,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Obama juga mengapresiasi reformasi ekonomi yang dilakukan Jokowi.

“AS memantau paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Jokowi dan Obama juga mengapresiasi soal pengalihan subsidi BBM yang dilakukan pemerintah Jokowi ke kegiatan yang lebih strategis,” katanya.

(Kompas)

About admin

Check Also

FIFA Temui PSSI dan Menpora

  Delegasi FIFA telah tiba di Jakarta, Minggu (1/11/2015). Rencananya, mereka bakal menemui Ketua Umum …

Leave a Reply